Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

KKN 1.4

  .....di kesempatan kali ini. Meskipun begitu ada beberapa capaian yang mungkin jarang dicapai oleh orang lain. Bukan bermaskud sombong, hanya mengukur sejauh mana perkembangan kemampuan diri. Walau tak sesuai dengan target yang diberikan. 1.       Memimpin Yasinan 2.       Tinggal di pesantren selama 1 pekan, beda dengan yang pulang-pergi (rumah-sekolah) 3.       Mengajar dan berdiskusi dengan 2 siswa yang hendak mengikuti olimpiade matematika. Siswa yang diajarkan materi baru, bisa memahami dengan mudah. 4.       Berjalan kaki sejauh ±1,5 km dari kelas ke kelas 5.       Memiliki kesempatan untuk memberikan nasehat ke para santri Adapun sedikit solusi dari permasalahan yang sedikit saya alami, mungkin dapat bermanfaat bagi mahasiswa generasi setelah saya (angkatan 2018 seterusnya) dengan tugas serupa dan kondisi yang hampir serupa. 1.  ...

KKN 1.3

.....apa yang terjadi. Sebagai alumni apalagi perintis sudah menjadi tugas kami untuk memeperbaiki, hal yang sekiranya bisa diperbaiki. Selama masih dalam ranah dan koridor sebagai alumni, kami akan berkontribusi. Sejujurnya, selama liburan timbul rasa tak ingin menjadi guru pejuang abad 21 sebagaimana visi kampus. Akan tetapi, setelah mengetahui kondisi pondok pesantren yang dulu telah membentuk pribadi ini, timbul rasa yang sangat besar untuk kembali, kembali berkontribusi, kembali mengabdi.             Tugas demi tugas KKN mulai dilaksanakan. Usaha yang dilakukan tak sejalan dengan kenyataan yang terjadi. Berusaha untuk Sit In dan membuka kelas tapi tak banyak kelas yang bisa dimasuki. Rasa ingin mengajar tapi rasa takut karena belum siap masih tetap menghantui. Mengajar Al Qur’an, tapi kondisi yang fleksibel dan rasa takut karena mengajar ummi setidaknya perlu sertifikasi. Mencari mahasiswa, tapi muncul keterbatasan mobilitas...

KKN 1.2

....selesai menempuh perjalanan yang lumayan dirasakan oleh kaki. Telah sampai di tempat tujuan pengabdian, Pondok Pesantren Al Ihsan. Tempat dimana diriku menuntut ilmu selama tiga tahun lamanya, lulus kemudian hijrah dan saat ini kembali untuk mengabdi. Hari pertama kedatangan diawali diskusi dan obrolan santai dengan siswa kelas XII karena kelasnya dibelakang dan saya masuk pondok melalui jalur belakang. Setelah obrolan yang lumayan lama, saya melewati rumah kyai dan kemudian dipanggil oleh Kyai Pondok. Menghadap beliau merupakan hal yang sangat jarang dilakukan, karena rasa segan dan sungkan. Awal penyampaian dari kyai merupakan nasehat awal untuk menjadi guru atau untuk mengabdi di pondok. Status kini telah berubah, yang dulu santri, lulus menjadi alumni, kembali kemudian mengabdi, menjadi ustadz yang tak abadi. Setelah menghadap kyai, melanjutkan urusan menghadap kepala sekolah. Setelah mendapat izin, maka kembali ke villa qur’an tepatnya kelas X C untuk melakukan sit in class p...

KKN 1.1

Penantian liburan merupakan momen yang dinanti oleh hampir semua pelajar, baik dari kalangan siswa maupun mahasiswa, terutama yang merasakan hidup berasrama ( boarding ). Momen liburan dijadikan sebagai sarana untuk berjumpa lagi dengan keluarga, saudara dan teman-teman lama. Pertemuan yang sangat dinantikan kini telah terwujud, khususnya bagi kami mahasiswa STKIP Al Hikmah Surabaya. Liburan kali ini akan kami warnai dengan warna yang berbeda, seandainya dulu ketika kami masih menjadi siswa, liburan yaa gitu gitu saja. Tiada tugas, penuh dengan refreshing. Bagiku secara pribadi dan teman teman satu angkatan, liburan kali ini merupakan liburan pertama. Liburan pertama dengan tugas yang Masya Allah luar biasa. Sit in class sesuai dengan prodi, membuka pembelajaran di sekolah asal, mencari calon mahasiswa, sosialisasi kampus, observasi kegiatan pramuka, mengajar baca Al Qur’an (ngaji) dan tugas lainnya yang linier dengan tujuan kampus, yakni Guru Pejuang Abad 21. Intinya, liburan ...